Sekian detik dan saat
acik tahu kalian meniti bilah-bilah waktu
dalam sejuta payah...
pun doa dan harap sentiasa
mengapung pujuk dan rayu padaNya
moga-moga ruang untuk berkasih
melerai rindu durjana
masih terdepang luas
walau dalam kelam
yang makin membayang...
Ihab dan Inaas...
jauh.....kalian dari mata ini
pun hati-hati kita
masih tertaut dan berkata-kata
hari ini...
walau sejuta kalimah mencurah
tak terdaya untuk acik ungkapkan
buat melerai gumpalan hampa
dan tangis kalian
kerana acik tidak lagi
punya upaya
untuk menggambar tangis terlukis
di wajah kalian...
apatah lagi bonda Ihab dan Inaas...
jauh...
kalian dari dakapan ini
andai diri ini berada di sana
pasti akan ada kami yang mengongsi
palitan-palitan duka kalian
pun jari jemari ini terlalu lemah
walau untuk menyeka sebutir tangis
di pipi kalian dari gugur...
TakdirNya penentu segala
hari ini kekasih yang memayungi
hari-hari kalian yang masih rebung
sudah pergi...
menyahut panggilan abadi
mohon relakan...
walau rindu tak terungkap
walau dendam meraja menyanggah
nyata...
Ihab dan Inaas...
warna pagi kalian begitu
hijau...
sudah pudar pula
simbahan surianya
namun usah kalian
padamkan warna-warna cinta
kerana bonda kalianlah
mentari selestari usia
kalian pasti bersimbahan lautan kasih
berbalut teguh dan cekal seorang
serikandi juang
Bonda kalian itu serikandi cinta
anak-anakku...
Ihab dan Inaas...
relakan ia
jurai-jurai tangis itu
merentang menjadi pelangi
kalian pula mekar ranum dipupuk cinta
berbaja doa...
tidak walau sedetik
kalian akan tersirna
dari suluhan doa dan ingat kami...
relakan ia...kerana kalian
adalah anugerah
titipan agung kekasih bonda kalian...
jangan persiakan.
Al Fatihah.
Al Fatihah buat Allahyarham sahabat Mohd. Hafiz Kamil.
Buat adinda Syikin dan anakanda Ihab dan Inas...tabahlah.






1 comment:
assalamualaikum...
kak syifa..terima kasih atas puisi ..doakan saya dan anak eihab dan einas terus tabah dan cekal dalam hidup ini..
ummu eihab
Post a Comment